Kopi Times | Medan :
Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, S.Sos., M.AP. membuka Pendidikan Kader Tingkat Madya Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Sumatera Utara atau DPD GAMKI Sumut, Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung di Gedung BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Jalan Ngalengko No. 1, Medan, dan dijadwalkan berlangsung hingga 29 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Timur Tumanggor mendorong para kader GAMKI untuk membangun kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan.
Menurutnya, kepemimpinan yang baik tidak hanya terlihat dari jabatan, tetapi juga dari keberanian untuk hadir, melayani, menjaga kebersamaan, serta memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kepemimpinan yang baik lahir dari keberanian untuk melayani dengan baik,” kata Timur.
Ia juga mengajak para kader untuk terus menggerakkan lingkungan masing-masing ke arah yang lebih baik dan tidak berhenti membangun semangat kebersamaan.
Dalam pesannya, Timur mengaitkan nilai kebersamaan tersebut dengan Mazmur 80 yang mengandung pesan tentang pemulihan dan kehidupan bersama.
Menurutnya, generasi muda perlu memiliki semangat untuk menjaga kerukunan agar masyarakat dapat tumbuh, berkembang, dan terus menghasilkan karya.
Pj Sekdaprov Sumut juga menekankan pentingnya menjaga kebhinekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia berharap kader GAMKI dapat menjadi bagian dari generasi muda yang mampu menjaga persatuan dan mengambil peran kepemimpinan di tengah masyarakat.
“Jaga kerukunan, jaga kebhinekaan, jaga NKRI. Kader harus mampu tumbuh, berkembang dan menjadi pemimpin di tengah masyarakat,” ujarnya.
Usai menyampaikan arahan, Timur Tumanggor secara resmi membuka Pendidikan Kader Tingkat Madya DPD GAMKI Sumut.
Pendidikan Kader Madya GAMKI Sumut diikuti peserta dan perwakilan GAMKI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Peserta antara lain berasal dari Pematangsiantar, Toba, Deliserdang, Asahan, Nias, Sibolga, Tebingtinggi, Medan, Padangsidimpuan, Labuhanbatu Utara, Simalungun, Labuhanbatu, Humbang Hasundutan, Karo, Serdangbedagai, dan Tanjungbalai.
Kegiatan juga dihadiri para ketua organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan, narasumber, pemangku kepentingan, tamu undangan, serta seluruh peserta Pendidikan Kader Madya se-Sumatera Utara.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bagian dari proses konsolidasi sekaligus penguatan kapasitas kader GAMKI di Sumatera Utara.
GAMKI Sumut Siap Jadi Mitra Strategis Pemprov
Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen GAMKI untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Swangro mengatakan GAMKI siap mengawal program-program Pemprov Sumut serta berkontribusi dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
Ia menyebut GAMKI juga aktif membangun diskusi lintas agama sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan.
“GAMKI siap mengawal program Pemprov Sumut dan menjadi mitra strategis. Kita juga sering melakukan diskusi lintas agama,” ujar Swangro.
Ia menegaskan bahwa semangat kader GAMKI harus berangkat dari kecintaan kepada Tuhan sekaligus kecintaan kepada bangsa dan negara.
Semangat itu dirangkum dalam nilai ora et labora, bekerja dan berdoa, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan masyarakat.
DPD GAMKI Sumut periode 2025-2028 dipimpin Swangro Lumbanbatu sebagai Ketua, Erwin Napiter Situmorang sebagai Sekretaris, dan Eva Simamora sebagai Bendahara.
Kader Diminta Menjaga Kesatuan
Dalam rangkaian ibadah, Pdt. Krisman Saragih, S.Th. juga mengingatkan pentingnya kesatuan di antara kader GAMKI.
Pesan tersebut dikaitkan dengan Yohanes 17:20-21 yang menekankan doa Yesus agar orang percaya hidup dalam kesatuan.
Kesatuan itu diharapkan tidak hanya tampak di dalam organisasi, tetapi juga terlihat melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
Pdt. Krisman juga mengajak kader menjalankan nilai “SEJUTA”, yakni setia, jujur, dan taat.
“Untuk setiap hari, persembahkan SEJUTA, setia, jujur dan taat. Itulah yang dikehendaki oleh Tuhan,” katanya.
Nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari karakter kader dalam menjalankan tanggung jawab organisasi dan pelayanan.
Pesan lain juga merujuk pada 1 Korintus 14:26 yang menekankan bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang dapat diberikan untuk membangun kehidupan bersama.
Dalam konteks kaderisasi, setiap peserta didorong menggunakan kemampuan, pengetahuan, dan tanggung jawabnya untuk membangun organisasi dan memberi manfaat kepada masyarakat.
Siapkan Kader yang Siap Melayani Masyarakat
Pendidikan Kader Madya GAMKI Sumut tidak hanya menjadi kegiatan internal organisasi.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk kader yang memiliki karakter, kemampuan kepemimpinan, integritas, serta kesiapan untuk melayani masyarakat.
Pesan kepemimpinan yang melayani menjadi salah satu penekanan utama dalam pembukaan kegiatan.
Melalui kaderisasi tersebut, GAMKI Sumut berharap para peserta mampu menjadi pemimpin yang menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, membangun kerukunan, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Sumatera Utara. (Red/”)



