Kopi Times | Medan :
STT Paulus Medan akan menyelenggarakan Kuliah Tamu (Visiting Lecture) bertema “Christology in the Age of Artificial Intelligence: What Does It Mean that God Became Human?” pada Kamis, 10 September 2026.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Kuliah tamu ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut adalah Episkopos Nikopolis, Dr. Daniel Bambang Dwi Byantoro, Ph.D. Kehadiran narasumber tersebut menjadi bagian dari agenda kuliah tamu STT Paulus Medan yang mempertemukan pembahasan teologi dengan perkembangan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
Tema yang dipilih secara khusus berfokus pada Kristologi di tengah perkembangan kecerdasan buatan. Pembahasan diarahkan pada pertanyaan mengenai makna Allah menjadi manusia dalam konteks kehidupan yang semakin bersentuhan dengan teknologi.

Tema tersebut juga membawa pembahasan pada persoalan tentang manusia. Perkembangan AI membuat manusia perlu kembali memikirkan makna kemanusiaan, tanggung jawab, kebebasan, relasi, kasih, serta makna kehidupan.
Dalam kerangka teologi Kristen, pertanyaan tentang Allah yang menjadi manusia berkaitan erat dengan pemahaman mengenai inkarnasi. Karena itu, pembahasan Kristologi dalam era AI tidak hanya berbicara mengenai perkembangan teknologi, tetapi juga mengenai bagaimana manusia memahami dirinya di tengah perubahan zaman.
STT Paulus Medan menempatkan pertemuan antara iman dan perkembangan teknologi sebagai ruang untuk melakukan refleksi. Teknologi tidak hanya dilihat dari kemampuannya, tetapi juga dari hubungan manusia dengan teknologi tersebut serta tanggung jawab yang menyertainya.
Artificial Intelligence dalam tema kuliah tamu ini menjadi konteks untuk mengajukan kembali pertanyaan mengenai batas dan makna kemampuan manusia. Ketika teknologi semakin mampu membantu berbagai aktivitas manusia, refleksi mengenai martabat manusia menjadi bagian penting dalam pembahasan Kristologi.
Dalam perspektif tersebut, kecerdasan tidak menjadi satu-satunya dasar untuk memahami manusia. Refleksi Kristologis mengarahkan perhatian pada relasi manusia dengan Allah dan sesama sebagai bagian dari pemahaman mengenai martabat manusia.
Kuliah tamu ini diharapkan menjadi ruang akademik dan reflektif bagi peserta untuk melihat hubungan antara iman, manusia, dan teknologi secara lebih kritis. Pertemuan tersebut juga membuka ruang bagi pembahasan teologis mengenai tantangan kehidupan manusia di tengah perkembangan teknologi.
Bagi STT Paulus Medan, tema ini memperlihatkan pentingnya membawa persoalan perkembangan zaman ke dalam ruang pembelajaran dan refleksi teologis. Perkembangan teknologi dapat menjadi bagian dari konteks yang perlu dipahami secara bertanggung jawab tanpa mengabaikan dimensi kemanusiaan.
Melalui tema “Christology in the Age of Artificial Intelligence”, kuliah tamu ini mengajak peserta untuk kembali melihat pertanyaan mendasar tentang makna manusia. Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting ketika kehidupan manusia terus mengalami perubahan akibat perkembangan teknologi.
Kuliah Tamu STT Paulus Medan akan berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, pukul 15.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum. Pendaftaran dapat dilakukan melalui formulir yang tercantum dalam informasi kegiatan atau melalui kontak WhatsApp yang disediakan panitia. (Red/*)



