BerandaBerita/DaerahSumatra Investment Day 2026 Tarik Investor dari Delapan Negara

Sumatra Investment Day 2026 Tarik Investor dari Delapan Negara

Kopi Times | Medan :
Sumatra Investment Day 2026 mempertemukan pemerintah daerah, pemerintah pusat, Bank Indonesia, pemilik proyek, dan investor dari berbagai negara. Pertemuan ini memperkuat posisi Sumatera sebagai salah satu kawasan investasi yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan tersebut di Medan pada 23 Juli 2026. Forum ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat realisasi investasi berkualitas yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera secara berkelanjutan.

Sumatra Investment Day 2026 dihadiri investor dari Indonesia, Tiongkok, Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jepang, dan India.

Kehadiran investor dari delapan negara tersebut menunjukkan bahwa potensi ekonomi Sumatera mendapat perhatian dari pelaku usaha nasional dan internasional.

Coffee banner ads with 3d illustratin latte and woodcut style decorations on kraft paper background

Forum ini tidak hanya menjadi tempat untuk memperkenalkan potensi daerah. Kegiatan tersebut juga membuka ruang komunikasi langsung antara investor dan pemilik proyek dari berbagai wilayah di Sumatera.

Melalui pertemuan tersebut, investor dapat memperoleh penjelasan mengenai peluang usaha, kebutuhan proyek, serta arah pengembangan investasi yang ditawarkan. Pemilik proyek juga memiliki kesempatan untuk menjelaskan potensi daerah secara lebih terarah dan terbuka.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap. Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan dan perwakilan gubernur se-Sumatera juga mengikuti forum tersebut.

Kehadiran pemerintah daerah memiliki peran penting karena realisasi investasi membutuhkan dukungan kebijakan, kesiapan proyek, kemudahan pelayanan, dan kepastian proses di daerah.

Investor membutuhkan informasi yang jelas sebelum mengambil keputusan untuk menanamkan modal.

Sejumlah pejabat pemerintah pusat turut hadir. Mereka antara lain Wakil Kepala Badan Pusat Statistik Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Ichsan Zulkarnain, serta Pelaksana Tugas Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani.

Bank Indonesia diwakili Direktur Departemen Regional Bank Indonesia Tri Yanuarti. Forum ini juga dihadiri para konsul jenderal, konsul kehormatan, kepala daerah, dan pemilik proyek dari berbagai wilayah di Sumatera.

Komposisi peserta tersebut menunjukkan bahwa promosi investasi membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Pemerintah pusat memiliki peran dalam kebijakan nasional dan perizinan. Pemerintah daerah menyiapkan proyek dan pelayanan investasi. Bank Indonesia mendukung stabilitas ekonomi serta memperkuat promosi potensi daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa, mengatakan Sumatera mempunyai sejumlah keunggulan strategis. Salah satunya adalah posisi geografis yang berada di jalur perdagangan maritim internasional.

Posisi tersebut dapat menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan perdagangan, distribusi barang, dan kegiatan ekonomi dengan berbagai negara. Sumatera juga mempunyai potensi ekonomi yang terus tumbuh dan proyek yang dapat dikembangkan melalui investasi.

Namun, potensi daerah tidak akan otomatis berubah menjadi investasi. Pemerintah dan pemilik proyek perlu menyampaikan informasi yang lengkap, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada calon investor.

Sumatra Investment Day 2026 menjadi sarana untuk menjembatani kebutuhan tersebut. Investor dapat menilai peluang yang tersedia, sementara pemerintah dan pemilik proyek dapat memahami pertimbangan yang dibutuhkan investor.

Ameriza menekankan bahwa keberhasilan investasi memerlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut penting untuk memastikan investasi tidak berhenti pada tahap promosi. Setiap peluang yang ditawarkan perlu ditindaklanjuti melalui komunikasi, kesiapan dokumen, kepastian pelayanan, dan komitmen bersama.

Sumatra Investment Day 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat realisasi investasi berkualitas. Investasi tersebut diarahkan agar mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi Sumatera yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan. (Red/*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini