Gambar Ilustrasi Ist
Oleh : Sadarnihati Laia, S.Sos
Kopi Times – Ketika usia kita bertambah ada hal yang harus kita sadari, bertambah usia bukanlah hal yang asing lagi didengar. Namun, bertambah usia memang sangat dinanti-nantikan oleh semua orang. Sebab, dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi hal paling membahagiakan bagi semua orang.

Pada dasarnya, ulang tahun adalah hari kelahiran seseorang, menandai hari dimulainya kehidupan di luar rahim. Peristiwa tersebut biasanya ditunggu-tunggu karena ada banyak hadiah dan kejutan yang akan diberikan kepadanya. Dalam beberapa kebudayaan, memperingati ulang tahun seseorang biasanya dirayakan dengan mengadakan pesta ulang tahun. Salah satunya adalah pesta ulang tahun yang selalu dirayakan bersama keluarga, pasangan kekasih dan kerabat terdekat.
Tentunya, bertambah usia merupakan hal yang sangat menggembirakan baginya dan keluarga.
Tetap bersyukur atas Anugerah Tuhan. Bertambah usia sebenarnya bertambah juga tugas dan tanggungjawab. Tentu, kesempatan dan Anugerah Tuhan yang diberikan tak mungkin disia-siakan begitu saja.
Membuat pesta ulang tahun tentu sah-sah saja, tapi selain itu, ulang tahun juga punya makna lain selain pesta ataupun kado. Ironis sekali jika masih banyak yang melupakan arti lain dari ulang tahun dan hanya menitikberatkan pada pesta semata.
6 poin makna ulang tahun yang harus diketahui oleh orang-orang (insan manusia) yakni;
1. Bertambah Usia, Perubahan Sifat dan Sikap
Usia yang bertambah harus diimbangi dengan perubahan sifat jadi lebih dewasa. Seseorang tak selamanya jadi kekanakan saat usianya tak bisa disebut anak-anak lagi. Dewasa adalah pilihan, dan belajarlah untuk itu.
Kalau dulu kamu masih seenaknya sendiri, sekarang mulailah untuk perduli. Kalau dulu cuek akan masa depan, saatnya pikirkan apa yang jadi tujuan hidupmu.
2. Menjadi Sarana untuk Refleksi Diri
Ulang tahun tak hanya sekadar pesta, kado atau makanan lezat. Tapi ulang tahun bisa dimanfaatkan sebagai sarana refleksi diri. Memang, tanpa disadari usia terus bertambah, waktu terus berputar dan tentu tidak boleh hanya diam di tempat.
Dengan usia yang sudah bertambah bisa menjadikannya sebagai proses perenungan supaya jadi lebih baik lagi. Jangan sampai ada rasa penyesalan di kemudian hari karena sudah buang-buang waktu. Karena waktu gak bisa diputar kembali maka dimanfaatkan sebaik-baiknya.
3. Secara Tak Sadar Masa Hidup Jadi Srmakin Berkurang
Semua orang selalu berdoa agar panjang umur ketika merayakan ulang tahun. Tapi yang sering dilupakan adalah kenyataan kalau masa hidup jadi semakin pendek di dunia ini.
Hidup cuma sekali, karena itu manfaatkan waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya. Lakukan hal yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Seperti mengutip kata orang bijak, hiduplah seolah-olah hari ini adalah saat terakhirmu, agar tak ada penyesalan di kemudian hari.
4. Moment Tepat untuk Bersyukur
Ulang tahun juga saat yang pas untuk mengucap syukur. Bersyukur karena masih diberi kesempatan menikmati pertambahan usia dengan segala anugerah yang dirasakan sampai sekarang.
Jangan mengeluh, temukan alasan lain untuk bersyukur. Mulai dari hal sederhana saja, misalnya untuk kesehatan, teman yang baik dan keluarga yang selalu ada saat suka dan duka. Tak kalah penting, alasan bersyukur karena masih diberi kesempatan merasakan kemurahan hati dari Sang Pencipta.
5. Berbagi Kebagiaan pada Sesama Dengan Memberi dan Berbuat Sesuatu yang Positif
Di hari ulang tahun, izinkan orang lain untuk ikut merasakan kebahagiaanmu. Misalkan dengan belajar memberi kepada saudara kita yang membutuhkan atau hal lain misalnya membagi makanan kepada anak-anak di pinggir jalan, menyumbangkan pakaian bagi mereka yang membutuhkan atau menyisihkan sebagian gaji untuk diberi sedekah.
Membagi kebahagiaan pada orang lain melalui cara yang mulia, bonusnya pasti dapat pahala yang berlimpah. Karena, ulang tahun juga tak cuma tentang angka yang bertambah, pesta dan hura-hura. Tapi juga dapat memberi makna pada diri sendiri, yakni perubahan untuk jadi lebih baik lagi.
6. Memahami Konsep Tentang Tujuan Kehidupan
Tujuan kehidupan adalah mempertanggungjawabkan. Apa saja yang harus dipertanggungjawabkan? Ada empat hal yakni Fisik, kognisi, emosi, dan dorongan-dorongan. Tubuh ini jangan cuma diberi makanan sehat yang menyehatkan tubuh, tapi juga makanan sehat. (***)
Sadarnihati Laia, S.Sos, Mahasiswa Program S2 di Medan



