BerandaEkonomi/BisnisDigitalisasi Didorong Perkuat PAD Medan

Digitalisasi Didorong Perkuat PAD Medan

Kopi Times | Medan :
Digitalisasi didorong untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan melalui perluasan sistem pembayaran digital. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Medan DigiFest 2026 yang dibuka di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sabtu (22/8/2026).

Medan DigiFest 2026 resmi dibuka Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Didit Widiana, bersama Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pimpinan perbankan di Kota Medan, Forkopimda Kota Medan, perangkat daerah, penyelenggara jasa pembayaran, pelaku usaha, komunitas, dan mitra strategis lainnya.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi peran Bank Indonesia dalam mendorong implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui sistem pembayaran digital.

Coffee banner ads with 3d illustratin latte and woodcut style decorations on kraft paper background

Digitalisasi pembayaran dinilai dapat membantu meningkatkan PAD sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas penerimaan daerah. Rico juga berharap pemanfaatan berbagai inovasi pembayaran digital dapat terus diperluas.

Pembayaran Pajak dan Retribusi Diperluas

Digitalisasi untuk memperkuat PAD Medan dilakukan melalui percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah atau ETPD.

Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Medan terus memperluas kanal pembayaran digital untuk pajak dan retribusi daerah. Langkah ini diarahkan untuk memberikan kemudahan pembayaran kepada masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan penerimaan daerah.

Komitmen terhadap digitalisasi tersebut turut mengantarkan Pemerintah Kota Medan meraih predikat Pemerintah Kota Terbaik II dalam Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2025.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah QResto. Sistem ini menggunakan mekanisme splitting payment pajak restoran untuk mendukung pembayaran digital sekaligus memperkuat pengelolaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) restoran.

Dalam Medan DigiFest 2026 juga dilakukan Kick-Off Interoperability Splitting Payment Pajak Restoran sebagai langkah awal perluasan QResto bersama tujuh perbankan.

Tujuh bank tersebut meliputi Bank Sumut, Bank Mandiri, BCA, BSI, BRI, BTN, dan BNI.

Interoperabilitas QResto diharapkan memberikan kemudahan bagi merchant dan masyarakat sekaligus membantu pemerintah mengoptimalkan pengelolaan penerimaan daerah.

Parkir Digital Ikut Dikembangkan

Selain sektor pajak restoran, digitalisasi juga mulai diperluas ke sistem parkir melalui inovasi ParQR atau Parking Auto Revenue via QR.

Program tersebut dikembangkan melalui piloting digitalisasi sistem parkir bersama Dinas Perhubungan Kota Medan.

Medan DigiFest 2026 juga menghadirkan Pojok Pajak QRIS sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan pembayaran digital untuk transaksi yang berkaitan dengan penerimaan daerah.

Bank Indonesia menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah transaksi. Transformasi tersebut juga harus memberikan manfaat dalam bentuk peningkatan efisiensi, transparansi, akses ekonomi, dan kualitas pelayanan publik.

Transaksi QRIS Sumut Tumbuh Tinggi

Perkembangan transaksi keuangan digital di Sumatera Utara menunjukkan pertumbuhan positif hingga Triwulan II 2026.

Jumlah merchant QRIS di Sumatera Utara telah mencapai 1,8 juta merchant atau tumbuh 20,47 persen secara tahunan.

Volume transaksi QRIS mencapai 144 juta transaksi atau meningkat 90,53 persen secara tahunan. Sementara jumlah pengguna QRIS tercatat sebanyak 3,2 juta pengguna, tumbuh 15,99 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan QRIS dalam aktivitas masyarakat.

Bank Indonesia juga terus mengembangkan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui perluasan QRIS, QRIS TAP, QRIS Cross-Border, serta penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Medan DigiFest 2026 berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 dengan berbagai kegiatan seperti talkshow, bazar UMKM, perlombaan, hiburan, serta konser musik yang menghadirkan musisi lokal dan artis nasional Fiersa Besari.

Melalui penguatan digitalisasi tersebut, Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Medan berharap pengelolaan penerimaan daerah semakin efektif, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. (Red/*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini