Kopi Times – Kunjungan wisatawan mancanegara asal Hong Kong ke Indonesia meningkat 25,97 persen pada Januari–Juli 2026 dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Data Kementerian Pariwisata mencatat jumlah kunjungan wisatawan Hong Kong mencapai 87.631 kunjungan selama Januari–Juli 2026.
Pada periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 69.567 kunjungan.

Pertumbuhan tersebut berlangsung ketika akses penerbangan langsung Hong Kong–Surabaya mulai tersedia melalui Greater Bay Airlines.
Penerbangan perdana rute tersebut berlangsung pada 25 September 2026. Layanan ini menghubungkan Hong Kong International Airport dengan Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan pembukaan rute baru tersebut merespons tren peningkatan kunjungan wisatawan asal Hong Kong ke Indonesia.
“Kehadiran penerbangan langsung ini menjadi langkah proaktif dalam mengakomodasi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dari Hong Kong ke Indonesia,” kata Made, Senin (28/9/2026).
Bandara Internasional Juanda juga telah menjadi salah satu pintu masuk wisatawan Hong Kong.
Pada 2025, Juanda menempati posisi ketiga sebagai pintu masuk dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara asal Hong Kong terbanyak. Jumlahnya mencapai 4.183 kunjungan.
Kemenpar melihat konektivitas penerbangan sebagai salah satu faktor penting dalam memperluas akses wisatawan menuju Indonesia.
Penerbangan langsung juga memberikan pilihan perjalanan yang menghubungkan Hong Kong dengan Surabaya tanpa harus menggunakan rute yang memerlukan persinggahan.
Layanan Greater Bay Airlines tersebut tersedia tiga kali dalam sepekan, yaitu setiap Rabu, Jumat, dan Minggu.
Dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan Hong Kong dan bertambahnya akses penerbangan langsung, Surabaya memiliki jalur baru untuk menerima wisatawan dari pasar internasional.
Konektivitas tersebut juga membuka peluang bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan dari Surabaya menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Timur. (Red/*)



